Gunungkidul, 12 Juli 2026 – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus diwujudkan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya melalui partisipasi aktif Rumah BUMN Gunungkidul dalam ajang Geopark Night Specta 2026 yang berkolaborasi dengan Festival Cokelat 4.0 di kawasan wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunungkidul, pada 10–11 Juli 2026.
Keikutsertaan Rumah BUMN Gunungkidul menjadi bagian dari upaya PLN memperluas akses promosi dan pemasaran bagi UMKM binaan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini mengintegrasikan potensi pariwisata, pertanian, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan masyarakat dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung disuguhkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pameran geoproduk, bazar UMKM, pertunjukan musik, hingga penampilan Georkestra yang menjadi daya tarik utama acara.
Dalam kegiatan tersebut, Rumah BUMN Gunungkidul menghadirkan dua UMKM mitra binaan, yakni Sego Warisan Simbah yang menyajikan kuliner tradisional khas Sego Berkat dengan cita rasa autentik, serta Marvera yang menawarkan beragam produk inovatif berbahan dasar lidah buaya (aloe vera), mulai dari minuman, cokelat lidah buaya, hingga produk perawatan kecantikan.
Kehadiran kedua UMKM tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat maupun wisatawan. Produk-produk lokal yang ditampilkan berhasil menarik minat pengunjung sekaligus menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar.
Direktur Rumah BUMN Gunungkidul, Edhy Surbakty menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keterlibatan UMKM binaan dalam ajang tersebut.
“Kami mengapresiasi penyelenggara Geopark Night Specta 2026 yang telah memberikan ruang bagi UMKM mitra binaan Rumah BUMN Gunungkidul untuk berpartisipasi. Bazar seperti ini menjadi media yang efektif bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk secara langsung, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal,” ujarnya.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, mengatakan pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Menurutnya, kehadiran Rumah BUMN tidak hanya mendampingi pelaku usaha dalam meningkatkan kapasitas bisnis, tetapi juga membuka peluang agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“PLN berkomitmen tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal. Melalui Rumah BUMN Gunungkidul, kami terus mendorong UMKM agar naik kelas melalui pendampingan, peningkatan kapasitas, akses promosi, hingga perluasan pasar. Kami berharap semakin banyak produk unggulan daerah yang mampu berkembang, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Deri.
Ia menambahkan, sinergi antara PLN, pemerintah daerah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan.
Melalui partisipasi dalam Geopark Night Specta 2026, PLN berharap produk-produk unggulan UMKM Gunungkidul semakin dikenal masyarakat luas, mampu memperluas akses pasar, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi serta kearifan lokal.
Narahubung :
Angga Ditya Dewantara
MSB Komunikasi dan Umum
PLN UID Yogyakarta
