PLN UID Yogyakarta tanamkan budaya keselamatan kelistrikan kepada pelajar melalui edukasi langsung di sekolah

Semangat Hari Kemerdekaan RI, PLN UID Yogyakarta Tanamkan Budaya Keselamatan Kelistrikan kepada Pelajar Sejak Dini

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PLN SPKLU PLN

Yogyakarta, 29 Juli 2026 – Kesadaran akan keselamatan ketenagalistrikan perlu ditanamkan sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta melalui kegiatan edukasi kepada puluhan siswa Kelas 4 SD INTIS School Yogyakarta di SPKLU Center PLN UID Yogyakarta, Rabu (29/7).

Dalam kegiatan ini, para siswa tidak hanya dikenalkan dengan penggunaan listrik yang aman, tetapi juga diajak melihat secara langsung fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta mengenal perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Asisten Manager K3L dan Kam PLN UID Yogyakarta, Ahmad Masruri, menjelaskan bahwa edukasi keselamatan merupakan langkah preventif untuk membangun kebiasaan aman dalam memanfaatkan energi listrik sejak usia sekolah.

“Kami mengajak anak-anak memahami bahwa listrik sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, tetapi tetap harus digunakan dengan benar. Kami menyampaikan agar tidak menggunakan peralatan listrik tanpa pengawasan orang tua, berhati-hati saat menggunakan perangkat elektronik, serta tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik karena dapat membahayakan diri sendiri maupun masyarakat,” jelas Masruri.

Penyampaian materi berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengangkat tangan untuk bertanya mengenai listrik, cara kerja SPKLU, hingga kendaraan listrik. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya rasa ingin tahu generasi muda terhadap perkembangan teknologi ketenagalistrikan.

Wali Kelas 4 SD INTIS School Yogyakarta, Asti, mengapresiasi kesempatan yang diberikan PLN kepada para siswa untuk belajar langsung di lingkungan kerja perusahaan. Ia juga berharap ilmu yang didapatkan bisa dimanfaatkan oleh para siswanya di sekolah maupun di rumah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UID Yogyakarta atas sambutan yang luar biasa. Anak-anak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Harapan kami, ilmu yang mereka peroleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka semakin memahami pentingnya menggunakan listrik secara aman di rumah maupun di lingkungan sekitar,” ujar Asti.

General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, mengatakan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan bagian dari upaya PLN membangun budaya keselamatan ketenagalistrikan yang dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan SD INTIS School Yogyakarta yang telah memilih PLN sebagai tempat belajar. PLN selalu terbuka bagi masyarakat yang ingin mengenal dunia ketenagalistrikan. Kantor PLN bukan hanya menjadi tempat pelayanan pelanggan, tetapi juga ruang edukasi untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai keselamatan listrik, transisi energi, serta pemanfaatan kendaraan listrik,” kata Deri.

Ia berharap edukasi semacam ini dapat melahirkan agen-agen keselamatan di lingkungan keluarga. Menurutnya, anak-anak yang memahami pentingnya keselamatan kelistrikan akan menjadi penyampai pesan yang efektif kepada orang tua, saudara, maupun teman-temannya.

“Dengan demikian, budaya menggunakan listrik secara aman dapat semakin meluas di tengah masyarakat,” tutup Deri.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama di depan SPKLU Center PLN UID Yogyakarta sebagai simbol kolaborasi PLN dengan dunia pendidikan dalam membangun generasi yang peduli terhadap keselamatan ketenagalistrikan dan siap menyongsong era energi bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *