Yogyakarta, 30 Juli 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta menerima kunjungan kerja Anggota Komite II DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A., dalam rangka inventarisasi materi pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan beserta perubahannya. Pertemuan yang berlangsung di Kantor PLN UID Yogyakarta, Rabu (29/7), menjadi forum strategis untuk membahas pemerataan akses listrik, keandalan sistem kelistrikan, hingga pengembangan energi bersih di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam pemaparannya, PLN UID Yogyakarta menyampaikan bahwa sistem kelistrikan DIY berada dalam kondisi andal dengan daya mampu sebesar 1.230 MVA dan cadangan daya mencapai 579 MW atau sekitar 47 persen dari beban puncak. Hingga Juni 2026, rasio desa berlistrik PLN telah mencapai 100 persen. PLN juga terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui 33 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 24 lokasi, didukung 732 Home Charging Station (HCS) dan 73 SPKLU non-PLN.
Anggota Komite II DPD RI Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. mengapresiasi kesiapan infrastruktur kelistrikan PLN di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dinilai mampu mendukung aktivitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, hingga sektor pariwisata.

“Kami mengapresiasi keterbukaan PLN UID Yogyakarta dalam menyampaikan kondisi ketenagalistrikan di DIY. Dari paparan yang kami terima, seluruh desa telah teraliri listrik dan pasokan daya sangat memadai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi maupun sektor pariwisata. Fasilitas SPKLU yang kami tinjau juga sangat representatif dan layak menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik,” kata Hilmy.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, mengatakan kunjungan kerja tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara PLN dan DPD RI dalam mendukung pembangunan sektor ketenagalistrikan.
“Kami mengapresiasi kunjungan kerja Bapak Hilmy Muhammad bersama Komite II DPD RI. Kunjungan ini menjadi momentum memperkuat sinergi dalam mendukung ketahanan energi, pemerataan akses listrik, dan pengembangan energi berkelanjutan. Dukungan DPD RI menjadi penyemangat bagi PLN untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, berkualitas, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Deri.
Ia menambahkan, PLN UID Yogyakarta berkomitmen terus membangun sistem kelistrikan yang smart, resilient, dan green melalui peningkatan keandalan jaringan, pemerataan akses listrik, serta pengembangan infrastruktur pendukung transisi energi. Berbagai masukan yang diperoleh dalam kunjungan kerja tersebut akan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kelistrikan sekaligus mendukung kebijakan nasional di sektor energi.
Kunjungan kerja Komite II DPD RI di PLN UID Yogyakarta diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan PLN dalam mewujudkan sistem ketenagalistrikan yang andal, berkeadilan, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung tercapainya ketahanan energi nasional dan pembangunan daerah.
