PLN Edukasi 175 Siswa SDN Sungapan pada Hari Kesaktian Pancasila

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN Edukasi 175 Siswa SDN Sungapan

PLN

Bantul, (22/9) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sedayu mengedukasi 175 siswa SD Negeri Sungapan, Argodadi, Sedayu, Kabupaten Bantul, mengenai energi, keselamatan ketenagalistrikan, penghematan listrik, dan kepedulian lingkungan melalui program PLN Mengajar.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (16/9) tersebut menjadi bagian dari upaya PLN menanamkan literasi energi dan kepedulian lingkungan kepada generasi muda dalam menyambut Hari Kesaktian Pancasila.

Edukasi diberikan kepada siswa kelas 1 hingga 6 dengan materi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme siswa melalui berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai penggunaan listrik di sekolah maupun di rumah.

Sebagai sekolah Adiwiyata, SD Negeri Sungapan telah membangun budaya peduli lingkungan melalui berbagai pembiasaan di lingkungan sekolah. Edukasi PLN mengenai penggunaan energi secara aman, hemat, dan bijak menjadi bagian dari upaya memperkuat kebiasaan tersebut.

Kepala SD Negeri Sungapan, Fian Agitania Kurniawan mengatakan PLN Mengajar memberikan tambahan pengetahuan kepada siswa mengenai penggunaan listrik secara aman dan hemat.

“Harapannya anak-anak dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah,” ujar Fian.

Manager PLN UP3 Sedayu, Andhy Prasetiawan mengatakan PLN Mengajar merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam memperluas literasi energi dan lingkungan sejak usia sekolah.

“Kami ingin memperkenalkan energi kepada anak-anak dengan cara yang dekat dengan keseharian mereka. Harapannya, pengetahuan mengenai penggunaan listrik yang aman dan bijak dapat menjadi kebiasaan di sekolah maupun di rumah,” katanya.

General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo mengatakan edukasi energi merupakan bagian dari peran PLN dalam membangun pemahaman generasi muda sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui PLN Mengajar, kami ingin mengajak generasi muda mengenal energi, menggunakan listrik secara aman dan bijak, serta memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Deri.

Menurut dia, kebiasaan sederhana seperti mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan dan menggunakan energi seperlunya dapat menjadi langkah awal membangun kepedulian lingkungan sejak dini.

Melalui kegiatan tersebut, PLN berharap literasi energi tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Narahubung:
Manager Komunikasi dan Umum
PLN UID Yogyakarta
Angga Ditya Dewantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *