Yogyakarta, 23 April 2026 – Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Sebanyak tiga pondok pesantren penerima manfaat di Yogyakarta menerima bantuan paket sembako yang bersumber dari dana zakat dan sedekah pegawai muslim PLN.
Penyaluran bantuan dilakukan secara serentak pada Kamis sore (23/4) di tiga lokasi berbeda, yakni oleh PLN UP3 Sedayu di Pondok Pesantren Tahfidz Hayyinul Quran, PLN UP3 Yogyakarta Wonosari di Pondok Pesantren Darun Najah, serta PLN UP3 Sleman di Panti Asuhan Nurul Yasmin.
Agus, pengasuh pondok pesantren Nurul Yasmin mengucapkan terimakasih kepada Karyawan dan Karyawati PLN yang telah memberikan donasinya melalui YBM PLN. Ia mendoakan kebaikan kepada karyawan dan karyawati, serta PLN untuk terus bisa melayani masyarakat.
“Bantuan yang diberikan dalam bentuk sembako ini sangat-sangat bermanfaat, Insya Allah menjadi barokah bagi kami. Semoga Karyawan dan Karyawati PLN dimudahkan rejekinya oleh Allah Subhanahuwataala, semoga PLN semakin jaya”, ujarnya.
Di tempat yang berbeda, Samsuri Al-Huda, Pengasuh Pondok Pesantren Darun Najah takbisa menutupi rasa bahagianya saat menerima bantuan yang diberikan PLN. Ia juga menyampaikan bahwa santri yang berada di Pondok Pesantren nya merupakan yatim dan Dhuafa, yang tinggal dan bersekolah gratis di sana.
“Keluarga besar Darun Najah mengucapkan terimakasih, Kami sangat senang sangat bahagia, anak-anak kami yatim piatu dhuafa, tinggal dan sekolah gratis, ini sangat-sangat bermanfaat. Doa kami berkah selalu, untuk Karyawan Karyawati PLN dan YBM PLN, aamiin Yaa Rabbal’alamimn”, pungkasnya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Tidak hanya membantu kebutuhan sehari-hari para santri, tetapi juga menjadi bukti bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap pendidikan dan masa depan mereka. Semoga kebaikan dari keluarga besar PLN dibalas dengan keberkahan yang berlipat,” ungkapnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Arif Muhammad, S,E. Alhafidz, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Hayyinul Quran yang merasa terbantu dengan perhatian yang diberikan PLN. Ia juga menandaskan bantuan tersebut akan sangat bermanfaat bagi para santri Hayyinul Quran.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Bagi anak-anak di sini, perhatian seperti ini bukan hanya soal materi, tapi juga memberikan semangat dan rasa bahwa mereka tidak sendiri. Terima kasih kepada PLN atas kepeduliannya,” ujarnya.
Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari bagi kelompok yang membutuhkan.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran PLN sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada layanan kelistrikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
“PLN hadir tidak hanya untuk menerangi, tetapi juga ingin memberi arti dari terang tersebut. Melalui penyaluran bantuan yang berasal dari zakat dan sedekah pegawai muslim PLN ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menghadirkan harapan. Ini adalah wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi, agar keberadaan PLN dapat dirasakan manfaatnya secara lebih luas oleh masyarakat,” jelasnya.
Melalui YBM PLN, dana zakat dan sedekah yang dihimpun dari pegawai muslim PLN terus disalurkan secara tepat sasaran untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Ke depan, PLN UID Yogyakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial berkelanjutan yang memberikan dampak nyata dan mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah kerjanya.
