Gunungkidul – Basecamp Millennial Rumah BUMN Gunungkidul, inisiatif unggulan PT PLN (Persero) UID Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, terus memperkuat perannya sebagai pusat inkubasi dan kolaborasi strategis bagi UMKM binaan. Pada Jumat (16/1), fasilitas ini memfasilitasi agenda presentasi bisnis PT Java Criollo Indonesia di hadapan tim Angin Advisory serta delegasi mitra mancanegara.
Sehari sebelumnya, Kamis (15/1), tim Rumah BUMN Gunungkidul bersama Bahasa Bisnis turut mendampingi PT Java Criollo Indonesia dalam menyambut calon mitra global asal Tiongkok yang melakukan kunjungan ke demplot perusahaan tersebut di Dusun Nglampar, Desa Wiladeg, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Kunjungan ini menjadi bagian dari penjajakan kerja sama strategis dalam pengembangan bisnis kakao berorientasi ekspor.
PT Java Criollo Indonesia merupakan salah satu dari 20 perusahaan terpilih sebagai pemenang program BUILD 2025 yang diselenggarakan oleh Angin Advisory. Capaian ini membuka akses terhadap peluang pendanaan ekspansi serta pendampingan bisnis secara intensif. Dengan fokus pengembangan sektor kakao dari hulu hingga hilir di wilayah Gunungkidul, PT Java Criollo Indonesia berperan penting dalam menghubungkan petani lokal dengan rantai pasok global.
Fasilitator Rumah BUMN Gunungkidul, Attika, menyampaikan bahwa keberhasilan UMKM binaan menembus jejaring investor dan buyer internasional merupakan tujuan utama dari kehadiran Basecamp Millennial.
“Basecamp Millennial kami siapkan sebagai ruang temu strategis antara UMKM dengan buyer maupun investor. Kami ingin UMKM binaan tidak hanya kuat di sisi produk, tetapi juga siap secara bisnis dan jejaring untuk naik kelas hingga ke pasar global,” ujar Attika.
Sebagai alumni program GREBEK UMKM Intermediate 2025, capaian PT Java Criollo Indonesia dinilai menjadi bukti nyata komitmen Rumah BUMN Gunungkidul dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang tangguh dan berkelanjutan melalui sinergi lintas sektor.
Dukungan terhadap agenda tersebut juga disampaikan oleh PLH Manager PLN UP3 Yogyakarta, Muhammad Sidik Fatkhurrohman. Menurutnya, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan UMKM yang berdampak langsung bagi perekonomian daerah.
“PLN mendukung penuh upaya Rumah BUMN Gunungkidul dalam mempertemukan UMKM lokal dengan investor dan mitra global. Ini sejalan dengan komitmen PLN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan serta meningkatkan daya saing UMKM di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Sidik.
Menjawab tantangan keterbatasan infrastruktur pendukung bisnis, Basecamp Millennial Rumah BUMN Gunungkidul hadir sebagai solusi konkret berupa ruang kerja bersama (coworking space) yang representatif. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas strategis UMKM, mulai dari diskusi internal, pendampingan bisnis, hingga pertemuan dengan investor dan mitra global.
Rumah BUMN Gunungkidul mengajak seluruh mitra binaan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Basecamp Millennial sebagai basis pengembangan usaha. Selama agenda yang diusulkan memiliki orientasi pertumbuhan bisnis yang jelas serta potensi dampak sosial berkelanjutan, Rumah BUMN Gunungkidul siap memberikan dukungan fasilitas secara optimal. Keberadaan Basecamp Millennial ini diharapkan mampu mempercepat lahirnya UMKM lokal yang berdaya saing global dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah.
