Gunungkidul, 11 Mei 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui transformasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan program inkubasi bisnis digital GREBEK UMKM #5 Business Digital 2026 yang dilaksanakan di Rumah BUMN Gunungkidul.
Program ini diawali dengan kegiatan onboarding pada 23 April 2026 yang meliputi perkenalan fasilitator pendamping sekaligus proses kurasi terhadap 20 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) peserta program. Peserta yang terlibat tidak hanya berasal dari Kabupaten Gunungkidul, tetapi juga dari Kabupaten Bantul, wilayah perbatasan Kulon Progo, hingga Kabupaten Klaten.
Melalui program GREBEK UMKM#5, PLN UID Yogyakarta menghadirkan platform inkubasi yang berfokus pada penguatan kapasitas digital pelaku usaha. Para peserta memperoleh pelatihan komprehensif terkait strategi bisnis di era digital serta pendampingan intensif agar materi yang diberikan dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing.
Kegiatan inkubasi dilaksanakan secara rutin setiap hari Kamis mulai 30 April hingga Juni 2026 mendatang. Program ini menjadi sarana strategis bagi pelaku UMK untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing usaha melalui pemanfaatan teknologi digital.
Adapun materi yang telah diberikan kepada peserta meliputi optimalisasi media sosial Instagram dan copywriting, serta optimasi Google Bisnis dan Search Engine Optimization (SEO). Melalui penguatan kompetensi tersebut, diharapkan para pelaku usaha mampu meningkatkan visibilitas produk dan menjangkau pasar yang lebih luas secara efektif.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, menyampaikan bahwa PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan kelistrikan, tetapi juga berkomitmen untuk hadir sebagai penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM berbasis digital.
“Transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi pelaku UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika pasar saat ini. Melalui Rumah BUMN Gunungkidul dan program GREBEK UMKM#5, PLN UID Yogyakarta ingin mendorong UMKM naik kelas, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta mampu memperluas pasar melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujar Deri.
Deri menambahkan bahwa PLN berharap program inkubasi ini dapat melahirkan pelaku usaha yang adaptif, inovatif, dan mampu menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Manager Rumah BUMN Gunungkidul, Atikka Rismawati, S.Ak., menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN dalam pengembangan kapasitas UMKM di wilayah DIY dan sekitarnya. Menurutnya, Rumah BUMN Gunungkidul tidak hanya menjadi tempat pelatihan, tetapi juga ruang kolaborasi dan penguatan jejaring antar pelaku usaha.
“Dengan dukungan PLN, Rumah BUMN Gunungkidul dapat terus menjalankan perannya secara optimal dalam mendampingi UMKM agar semakin siap menghadapi tantangan bisnis di era digital. Kami berharap program ini dapat mencetak pengusaha yang melek teknologi dan mampu berkembang secara berkelanjutan,” ungkap Atikka.
